Bertemu denganmu adalah kesalahan.
Kagum denganmu adalah kerinduan.
Jatuh cinta denganmu adalah kesepian...
Kagum denganmu adalah kerinduan.
Jatuh cinta denganmu adalah kesepian...
Malam, aku lupa ini hitungan ke berapa aku bertemu dengan
kamu. Tepat pada jam dimana orang-orang bergegas paling cepat sampai di sebuah
tempat. Mereka sebut itu rumah. Ruang berbangun yang sebagian dari mereka
dijadikan pengeyah lelah. Sebagian ada yang tidak. Dan justru bertambah parah.
Bagiku, itu bukan urusanku. Karena aku tidak perlu itu. Aku hanya perlu kamu.
Memandangmu. Berharap lebih lama dari yang seperti biasa.
Sayang, belum datang
juga kesempatan itu. Jam itu benar-benar membuatku semakin bertambah sulit untuk menghitungnya. Sedangkan tubuh kita bertumbuh. Umur
kita bertambah. Masing-masing dari kita harus menentukan jalan pilihan. Pembuktian
bahwa kita manusia dewasa.
Source from: Tri Hadi Saputro

