Selasa, 30 Agustus 2011

Perang di Gaza, Palestine

Assalamu'alaikum :)
Malam ini kita mengingat kejadian 3 tahun lalu tentang perang di Gaza yuk!
Masih teringat jelas kejadian 3 tahun lalu, saat Israel menyerang Palestine. Semua Negara menyumbang, menolong, bahkan rela ikut berperang demi membantu Palestine untuk membunuh para penjahat Israel. Semua stasiun televisi juga menyiarkan keadaan di Gaza agar dapat dipantau terus. Mari kita simak bersama-sama hasil laporanku menurut sebuah stasiun televisi swasta di Indonesia.

Memasuki hari yang ke 12 serangan Israel pada tanggal 7 Januari 2009, korban di Gaza, Palestine semakin bertambah. Saat ini korban meninggal dunia mencapai  kurang lebih 680 juta jiwa. Sedangkan pada awal-awal serangan Israel, korban meninggal dunia hanya mencapai 135 jiwa dalam sehari dan puluhan orang luka-luka. Hampir semua korbannya adalah warga sipil. Banyak warga yang meninggal di dalam rumah. Kebanyakan korbannya adalah ibu-ibu dan anak-anak. Korban di rawat di beberapa rumah sakit di Kairo, Mesir dan di beberapa tempat pengungsian sementara. Tetapi Israel terus menerus menyerang tempat pengungsian sementara. Kota Gaza bagian timur dan utara juga diserang Israel dari jalur udara. Pejabat di Gaza mengatakan tak ada tempat untuk berlindung dari serangan Israel itu. Sementara itu, pasukan Israel terus berusaha untuk merebut kota Gaza bagian utara yaitu Khan Yunis. Serangan Israel itu mendapat perlawanan dari Humas. Humas melawan dengan alat seadanya. Hingga kini, pintu masuk kota Gaza dan Rafah juga jalur Gaza masih dijaga ketat. Sementara itu, Barack Obama sebagai presiden terpilih Amerika Serikat yang baru akhirnya mau buka mulut.

          Barack Obama mengatakan bahwa nanti kalau dia sudah dilantik tanggal 20 Januari 2009 dia akan menyelesaikan masalah yang sedang terjadi di Palestine saat ini. Di Palestine ratusan pelajar Universitas di Palestine bentrok dengan polisi Palestine dikarenakan pelajar melakukan aksi simpati mereka kepada perang di Gaza. Di Indonesia, yaitu di kota Surabaya, Jawa Timur aksi demo juga terjadi. Mereka membakar rumah tempat ibadah orang Yahudi dan membakar bendera negara Israel. Mereka juga menirukan sebagaimana keadaan di Palestine saat diserang Israel. Di Jakarta 100 tokoh mendatangi kantor PBB. Mereka mendesak Dubes ( Duta Besar ) PBB agar PBB keluarkan revolusi. Tetapi PBB menilai bahwa serangan Israel itu melanggar PBB. Sementara itu, di Rafah bantuan Indonesia tiba pada pukul 18.00. Kondisi di kota Rafah mencekam. Bantuan Indonesia  sulit masuk ke Gaza dikarenakan antara Rafah dan Gaza ada tembok besar melintang. Padahal kota Gaza membutuhkan lebih banyak obat-obatan. Setelah mendapat kecaman dari berbagai pihak akhirnya Israel setuju kalau jalur Gaza dibuka. Israel juga mengatakan bahwa mereka akan berhenti setiap 3 jam saja yaitu jam 1 sampai jam 4 setelah itu mereka menyerang lagi, 3 jam beristirahat, dan begitu seterusnya. Israel hentikan serangan demi bantuan kemanusiaan untuk  Palestine.

       Nah, nyeremin ya teman-teman. Dan denger-denger sampe sekarang dua Negara tersebut belum damai ya? Huft, doakan aja ya yang terbaik untuk Palestine dan semoga Palestine dan Israel cepet damai. Aamiin :)

Segini dulu postingan kali ini. Udah lumayan banyak juga. See youuu. Sincerely love, @yunirahmawt :)))

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Followers